LDberita.id - Batubara, Sekjen Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batubara, Erwin Parlindungan Nasution, MPd, mengatakan pelajar adalah aset bangsa untuk masa depan yang harus kita jaga dan lindungi bagi semua pihak akan pentingnya memberikan pendidikan moral kepada generasi pelajar di tenga-tenga acaman di gitalisasi saat sekarang ini,” kata Erwin Parlindungan Nasution, di sela-sela mengisi materi ke NUan di Makesta IPNU-IPPNU angkatan Ke-6, kantor Camat Tj Tiram.
Ia mengatakan, sebenarnya budaya kita sudah menanamkan nilai-nilai moral terlebih dahulu. Ketika kita bicara agama Islam, maka nilai-nilai moral keagamaan inilah yang menjadi pijakan,” ungkapnya, pada Minggu (24/07/2022).
keluarga adalah madrasah awal bagi pendidikan moral anak. Menurutnya, ketika keluarga yang menjadi bagian dari masyarakat ini tidak mampu menanamkan nilai-nilai kebaikan otomatis akan sulit untuk menghasilkan generasi masa depan yang bermoral.
Ia pun menyerukan, saat ini peran orang tua sangatlah penting dalam mengawasi pergaulan anak. Meskipun faktanya tidak sedikit orang tua yang membebaskan pergaulan anak, sehingga secara tidak sadar orang tua yang memberi kebebasan untuk anaknya yang mengarah pada pergaulan bebas, oleb sebab itu IPNU dan IPPNU harus mempunyai peran penting dalam melindungi generasi pelajar dari pergaulan bebas” ujarnya.
“Selain itu, adanya Makesta ini merupakan ajang untuk meningkatkan kompetensi kader kader NU, utamanya kader PAC IPNU IPPNU Kecamatan Tanjung Tiram agar lebih baik dan solid kedepannya,” ujarnya saat pembukaan Makesta angakat ke-6 di Aula Kantor Camat Tanjung Tiram.
Ia juga berharap agar kader IPNU-IPPNU lebih unggul dari segi intelektual, serta senantiasa mengamalkan tradisi amaliyah nn-Nahdliyah. “Sudah seharusnya IPNU-IPPNU, utamanya di ranah Kecamatan menjadi garda terdepan dalam menjaga ideologi aswaja dan mampu menjadi role model NU dalam menghadapi tantangan zaman,” tuturnya.
Selain itu juga, Muhammad Hafis selaku panitia pelaksana berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan momentum Makesta ini sebaik mungkin. Hal tersebut agar ketika terjun di lingkup masyarakat dapat mengamankannya dengan optimal.
“Kader-kader penggerak NU tentunya menjadi pelopor anti pada paham-paham radikalisme yang mencoba mengrong-rong pola pikir masyarakat terutama kalangan pelajar yang muda di doktrin oleh paham-paham yang menyimpang yang dapat merusak generasi bangsa kedepan dan begitu juga bahaya narkoba,” tegas Hafis.
Besar harapan agar calon pemimpin yang sedang dikader ini bisa menciptakan ide-ide yang inovatif dan solutif untuk perkembangan IPNU-IPPNU kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara,” tandasnya.
Kegiatan yang bertajuk ” Memajukan Cara Kepemimpinan Pelajar NU Batubara’ yang Progresif, Idealis, dan Visioner dalam dimensi Fleksibilitas.
Diketahui, kegiatan Latihan Masa Kesetian Anggota (Makesta) angkatan Ke-6 yang berlangsung selama 1 hari tersebut diikuti puluhan pelajar yang berasal dari Kecamataan setempat, kader IPNU-IPPNU dan para alumni IPNU Batubara.
Hadir juga dalam kegiatan tersebut, bapak Camat Kecamatan Tanjung Tiram, Perwakilan dari Kapolsek Labuhan Ruku, para senioran dan alumni IPNU Husnul Zein, SH, ketua IPNU, ketua IPPNU Batubara, komandan CBP IPNU Batubara, sekjen IPNU Batubara, dan tamu undangan yang lainnya. (Bud)
.jpg)




