Kemenag: Kita Tidak Pernah Keluarkan Daftar Ustaz Radikal
LDberita.id - Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin menegaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan daftar ustaz radikal. Menurut Dirjen,
Headline
LDberita.id - Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin menegaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan daftar ustaz radikal. Menurut Dirjen,
LDberita.id - Uzlah atau khalwat dalam tradisi sufi diartikan sebagai bentuk pengasingan diri dari keramaian menuju kesunyian untuk bertafakkur dan mendekatkan diri pada Allah
LDberita.id - Ketika Rasulullah mendakwahkan Islam pertama kali, sedikit sekali Bani Hasyim yang menerima dakwah Beliau Sayyidina Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib. Abu Sofyan bin Harits
LDberita.id - Suara bising yang keluar dari kaset biasanya dihubungkan dengan musik kaum remaja. Rock ataupun soul, iringan musiknya dianggap tidak bonafide kalau tidak ramai. Kalaupun ada unsur
LDberita.id - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor SE. 04 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Kegiatan Peribadatan/Keagamaan di Tempat Ibadah pada Masa
LDberita.id - Perpanjangan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang tertuang pada KMA No. 84 telah ditandatangani oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas pada 28 Januari
LDberita.id - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas turut menghadiri pengukuhan jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2022-2027 di Balikpapan. Pada pengukuhan yang bertepatan
LDberita.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (31/01/2022), bertolak menuju Provinsi Kalimantan Timur untuk melakukan kunjungan kerja. Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1,
LDberita.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hasil Muktamar Ke-34 NU di Lampung masa khidmah 2022-2027 resmi dikukuhkan. Pengukuhan yang dibarengkan dengan peringatan Harlah Ke-96 NU dihadiri
LDberita.id - JAS HIJAU, Saat berada di sebuah kapal pesiar, presiden Gus Dur, presiden AS dan perdana menteri Jepang saling memamerkan kehebatan tentara masing-masing. Presiden AS bilang,